Halo Sobat RM! 👋
Setelah di artikel pertama kita kenalan dengan apa itu rekam medis, sekarang kita lanjut ke salah satu bagian penting dalam pencatatan medis, yaitu: struktur SOAP.

SOAP bukan sabun ya 😄 Tapi format standar yang digunakan untuk mencatat status kesehatan pasien secara sistematis.




🧾 Apa Itu SOAP?

SOAP adalah singkatan dari:

Subjektif

Objektif

Assessment

Plan


SOAP digunakan dalam pencatatan medis agar tenaga kesehatan dapat menyusun informasi pasien dengan terstruktur dan konsisten, baik secara manual maupun elektronik.




🧠 1. Subjektif (S)

Bagian ini berisi keluhan utama dan cerita pasien tentang apa yang mereka rasakan.

Contoh:

> “Saya sudah demam sejak tiga hari lalu, badan pegal-pegal, dan tenggorokan sakit.”



📌 Tips:

Tuliskan dengan bahasa pasien

Sertakan riwayat penyakit, alergi, pengobatan sebelumnya bila relevan





👀 2. Objektif (O)

Bagian ini mencatat hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tenaga medis, seperti:

Tanda vital: suhu, nadi, tekanan darah, dll

Pemeriksaan fisik

Hasil laboratorium, rontgen, EKG, dll


📌 Tips:

Cantumkan angka hasil pemeriksaan secara lengkap

Hindari penilaian subjektif di bagian ini





🩺 3. Assessment (A)

Berisi diagnosis berdasarkan data subjektif dan objektif yang telah dikumpulkan.

Contoh:

> Dx: Faringitis akut
Dx banding: Tonsilitis, Demam tifoid



📌 Tips:

Gunakan istilah medis sesuai ICD-10 jika memungkinkan

Sebutkan juga kemungkinan diagnosis banding bila perlu





📝 4. Plan (P)

Ini bagian tentang rencana tindak lanjut, bisa meliputi:

Pemeriksaan tambahan

Terapi obat

Edukasi kepada pasien

Konsultasi ke spesialis


Contoh:

> Paracetamol 500mg, 3x sehari

Edukasi banyak istirahat & minum air

Kontrol 3 hari ke depan







🤝 Kenapa SOAP Penting?

✅ Memudahkan koordinasi antar tenaga kesehatan
✅ Membantu evaluasi dan tindak lanjut pasien
✅ Memenuhi standar akreditasi dan legalitas
✅ Meminimalkan salah paham dalam pencatatan




✍️ Penutup

Struktur SOAP membuat pencatatan medis lebih rapi dan bertanggung jawab.
Sebagai tenaga kesehatan, mahasiswa, atau staf rekam medis, kita wajib memahami format ini agar pelayanan yang diberikan tercatat dengan benar.

Di artikel selanjutnya, kita akan bahas tentang kesalahan umum dalam pencatatan rekam medis dan bagaimana menghindarinya.

Sampai jumpa, dan tetap semangat belajar!
Fitroh – Sobat RM
“Belajar Rekam Medis Tanpa Ribet”

Categorized in: